Persyaratan
Umum:
- Pelajar/mahasiswa aktif dari tingkat SMP hingga perguruan tinggi untuk jenjang D3/S1
- Terlibat aktif di kegiatan atau organisasi sekolah/perguruan tinggi
- Tidak terlibat narkoba atau pernah melakukan tindak kriminal
- Tidak sedang menerima beasiswa dari perusahaan lain. Jika saat ini peserta masih menerima beasiswa dari kampus, peserta berhak mengikuti pendaftaran beasiswa dari DataPrint.
- Penerima beasiswa di periode 2 tahun 2013 tidak dapat menjadi penerima beasiswa di periode 1 tahun 2014.
Peraturan
Lomba :
Isra
Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Seringkali
di kalangan masyarakat kita, dalam mendefinisikan isra dan mi’raj, mereka
menggabungkan Isra Mi’raj menjadi satu peristiwa yang sama. Padahal
sebenarnya Isra dan Mi’raj merupakan dua peristiwa yang berbeda.
Pengertian
/ Definisi Isra dan Mi’ra
Isra
Mi’raj adalah dua bagian dari perjalanan yang dilakukan oleh Muhammad dalam
waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi
umat Islam, karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad SAW mendapat perintah untuk
menunaikan salat lima waktu sehari semalam.
Isra
Mi’raj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah sebelum Rasulullah
Shallallahu Alaihi wa Sallam hijrah ke Madinah. Menurut al-Maududi dan
mayoritas ulama, Isra Mi’raj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu
antara tahun 620-621 M. Menurut al-Allamah al-Manshurfuri, Isra Mi’raj terjadi
pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian, dan inilah yang populer.
Namun
demikian, Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri menolak pendapat tersebut dengan
alasan karena Khadijah radhiyallahu anha meninggal pada bulan Ramadan tahun
ke-10 kenabian, yaitu 2 bulan setelah bulan Rajab. Dan saat itu belum ada
kewajiban salat lima waktu. Al-Mubarakfuri menyebutkan 6 pendapat tentang waktu
kejadian Isra Mi’raj. Tetapi tidak ada satupun yang pasti. Dengan demikian,
tidak diketahui secara persis kapan tanggal terjadinya Isra Mi’raj.
Peristiwa
Isra Mi’raj terbagi dalam 2 peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad
Shallallahu Alaihi wa Sallam “diberangkatkan” oleh Allah SWT dari Masjidil
Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi’raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke
langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini
Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima
waktu.
Bagi
umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika
inilah salat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat
perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini. Walaupun begitu, peristiwa
ini juga dikatakan memuat berbagai macam hal yang membuat Rasullullah SAW
sedih.
Sejarah /
Kisah Perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Datang dan
saksikanlah Stadium Generale Himpunan Mahasiswa Public Relations yang akan
memberikan anda pengetahuan mengenai Public Relations dengan gaya dan tema yang berbeda dengan membahas mengenai Managing Issue For City Branding dan akan lebih seru lagi dengan kehadiran narasumber yang berpengalaman dibidangnya.
Come on and Join With Us :)
Pages
statistics
Badan Eksekutif Mahasiswa Fikom Unisba. Powered by Blogger.
Subscribe
Recent
Comment
Popular
-
Kebijakan baru yang mulai di sosialisasikan oleh pihak Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba yang mengatakan bahwa mulai tertanggal Januari 2015 s...
-
BEM Fikom Unisba Proudly present PRA-EVENT FIKOM FESTIVAL 2014 Yoo kawan-kawan fikom jangan lupa dateng dan berpartisipasi yaaa. Acara yang ...
-
Ayo kawan-kawan ikut bergabung dan juga berpartisipasi dalam kegiatan yang akan kami selenggarakan. Akan ada dua kegiatan yang membutukan p...
-
Pada jaman dulu berdirilah sebuah organisasi yang diberi nama “Dewan Mahasiswa”. Dewan mahasiswa ini adalah organisasi yang menaungi ...
-
Alhamdulilaah Puji syukur kehadirat Allah SWT atas berkah dan karunianya BEM Fikom Unisba telah selesai dengan baik dan sukses menyelesaikan...
-
Kami segenap keluarga Universitas Islam Bandung dan khususnya Badan Eksekutif Mahasiswa Fikom Unisba Mengucapkan selamat datang kepada selur...



