Selasa, 28 Oktober 2014

ANTV bekerja sama dengan Fikom Unisba, mengadakan seminar yang bertemakan asiknya bekerja dibalik layar yang akan datangkan langsung oleh:

Agung Nugroho Prasetyo selaku Manager Corporate Communications, dan juga Krisbuana Kurniawan selaku Eksekutif Produser sebagai pembicara dan membagikan ilmu dan pengalamannya langsung kepada kawan-kawan fikom semua :). Yuks jangan lupa ikut gabung ya semua.


Sebagai mahasiswa cerdas dan aktif, kebutuhan Anda tentunya segudang. Mulai dari yang berhubungan dengan perkuliahan seperti diktat dan stationery hingga kebutuhan ekstra seperti nonton, mingle, belanja dan sebagainya. Melihat kebutuhan yang sedemikian banyak, yang tentunya juga membutuhkan anggaran tambahan yang tidak sedikit pula, maka Anda tidak dapat mengandalkan hanya pada suplai dana dari orang tua. Solusinya adalah mencari tambahan pemasukan. Asal Anda kreatif dan jali menangkap peluang serta kamauan yang keras, sebenarnya tidak ada yang mustahil bagi Anda untuk memiliki usaha sampingan tersebut dan menghasilkan uang di kampus. Berikut ini Tips cerdas menghasilkan uang di masa kuliah Anda:

1. Bandar Fotokopi. Di awal semester, dosen biasanya memberika makalah lumayan tebal untuk difotokopi. Kalau biasa Anda terima beres (dengan kata lain titip lewat teman), sekarang saatnya jadi bandar fotokopi. Tawarkan ke teman sekelas agar Anda saja yang mengurus fotokopi dan mereka tinggal tahu beres dan membayarnya. Cara mengeruk keuntungan sangat mudah: dari setiap makalah yang Anda fotokopi, ambil komisi sebanyak Rp 1.000,- , memang sekilas jumlah tersebut terlihat kecil, tapi kalau 1 kelas teman Anda yang menitip kepada Anda, dengan asumsi ada 30 mahasiswa, setidaknya Anda sudah untuk Rp. 30.000,-. Itu baru dari 1 mata kuliah saja, belum mata kuliah yang lainnya.

2. Ratu/Raja Pulsa. Mahasiswa termasuk kaum boros pulsa. Jadi manfaatkan keadaan tersebut untuk melakukan penjualan pulsa elektronik. Cukup hanya dengan bermodal ponsel dan dana minimal Rp 100.000,-, Anda sudah bisa menjadi agen pulsa elektronik. Agar mampu bersaing dengan penjual lain yang jumlanya banyak, sebaiknya tidak perlu mengambil untung terlalu besar. Untung kecil tidak masalah, asal Anda mampu menjaring banyak pelanggan.


3. Salesman/Salesgirl. Tetangga atau saudara Anda ada yang memiliki usaha, entah distro, kue, aksesori, atau bisnis lain. Kalau ada, jangan ragu untuk menawarkan diri untuk menjadi marketing executive-nya alias sales promosi mereka. Promisikan bisnis mereka kepada teman-teman Anda, lalu ambil untuk dari selisih harga jual. Misalnya, kalu biasanya satu T-Shirt dihargai Rp. 40.000, – oleh si pemilik distro, Anda jual saja kepada teman seharga Rp 50.000,-. Asal kualitas barang dan kemampuan ‘menjual’ Anda bagus, pasti akan laris manis.

4. Drafter. Bagi mahasiswa arsitektur, Anda dapat lebih mengeksplorasi potensi Anda dengan menawarkan diri sebagai drafter kepada senior Anda yang sedang mengerjakan tugas akhir. Kuncinya adalah kedekatan hubungan Anda dengan kakak-kakak angkatan dan tentu saja Anda harus memiliki skills sketsa dan komputer yang baik, terutama untuk program Autocad, 3D Max atau Sketchup. Hasilnya bisa lumayan sebagai tambahan ‘anggaran operasional’ Anda. Untuk gambar 3 dimensi eksterior dengan komputerisasi bisa berkisar antara Rp 100.000 – Rp 300.000,-, tergantung kompleksitas dan faktor kesulitannya.

5. Penerjemah Lepas. Untuk Anda mahasiswa Sastra (Sastra Inggris/Sastra Prancis dsb), Anda bisa meningkatkan kemampuan Anda sekaligus mendapatkan penghasilan sampingan dengan menjadi penerjemah lepas. Siapa mangsa pasarnya? Banyak, bisa mahasiswa S1 atau bahkan mahasiswa S2. Mangsa Pasar yang kedua ini memang lebih potensial. Anda bisa menempelkan publikasi jasa terjemahan tersebut di papan-papan pengumuman kampus, lengkap dengan contact person yang bisa dihubungi. Biasanya untuk harga kelas mahasiswa, untuk terjemahan inggris-indonesia dihargai sekitar Rp 15.000,-/Lembar 2 spasi dan Indonesia – Inggris dihargai sekitar Rp. 25.000,-/lembar 2 spasi. Sedangkan untuk kelas Mahasiswa S2 atau perusahaan, terjemahan Inggris-Indonesia biasanya dihargai sekitar Rp. 30.000,-/lembar 2 spasi dan Indonesia-Inggris dihargai sekitar Rp 45.000,-/lembar 2 spasi.

Yuks, cari ide-ide kreatif lainnya yang dapat menghasilkan uang sendiri. Kawan-kawan fikom juga jangan kalah yaaa cari ide kreatif untuk menghasilkan pendapatan kita sendiri itu menyenangkan loooh.

Sumber: Internet
BEM Fikom Unisba 2014 mengadakan pelatihan dasar kepemimpinan kepada seluruh mahasiswa fikom. Pelatihan dasar kepemimpinan ini adalah bekal bagi para mahahsiswa untuk membuka dan mengetahui bagaimana seharusnya mengajari diri kita sendiri untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan. 

Waktu dan tempat: 


Ayoooo ikut dan jangan lupa luangkan waktunya ya kawan-kawan fikom, kami menunggu kedatangan kalian :)
Keluarga Besar Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba 2014 mengucapkan selamat hari raya Idul Adha untuk seluruh keluarga Unisba khususnya keluarga Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba.



Semoga Allah menerima semua amalan kita semua, dan semoga Allah selalu memberikan lindungannya kepada kita. Amin

Jakarta - Tanggal 2 Oktober ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 33/2009. Pejabat dan masyarakat pun diminta mengenakan batik pada Kamis besok.

Dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, Rabu (1/10/2014), Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam mengingatkan masyarakat di seluruh Tanah Air untuk mengenakan batik esok hari. Melalui surat edaran Nomor SE-11/Seskab/X/2013, tertanggal 1 Oktober 2014, Dipo meminta para menteri dan seluruh pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) untuk memerintahkan kepada seluruh pegawai di bawah jajarannya agar memakai baju batik.

Dipo juga meminta Menteri Dalam Negeri untuk memerintahkan seluruh gubernur/bupati dan walikota di Tanah Air agar mewajibkan seluruh pegawai pemda mengenakan baju batik. Dia juga melayangkan surat pada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), agar memerintahkan seluruh pegawai BUMN untuk memakai baju batik.

Pemilihan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober berdasarkan keputusan UNESCO yaitu Badan PBB yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan, yang secara resmi mengakui batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. UNESCO memasukkan batik dalam Daftar Representatif Budaya Tak benda Warisan Manusia. Pengakuan terhadap batik merupakan pengakuan internasional terhadap mata budaya Indonesia.

Peringatan Hari Batik Nasional tahun ini telah memasuki tahun keempat. Penetapan Hari Batik Nasional sebagai usaha pemerintah untuk meningkatkan martabat bangsa Indonesia dan citra positif di forum internasional, serta untuk menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan masyarakat terhadap kebudayaan Indonesia.
Sumber: detikNews
Keluarga Mahasiswa Jurnalistik proudly present:
"One Day With Jurnalistik"

Keluarga Mahasiswa Jurnalistik memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiwa Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba untuk lebih mengenal dan mengetahui lebih jauh mengenai jurnalistik dengan cara dan kegiatan yang seru dan berbeda.




Saat memasuki awal perkuliahan, para mahasiswa baru kerap kaget karena asing dengan lingkungan serta metode pembelajaran yang jauh berbeda dibandingkan dengan pola pembelajaran di sekolah. Hal ini apabila dibiarkan terus akan menghambat proses adaptasi mahasiswa baru. Faktor lain yang menyebabkan kesulitan mahasiswa baru dalam beradaptasi dengan  adalah ketika mereka berhasil lolos seleksi di universitas favorit, para mahasiswa baru ini cenderung menilai bahwa perjuangannya telah selesai. Akhirnya, mereka terlena dan melupakan misi sesungguhnya, yaitu memperjelas visi utama untuk apa ia berkuliah. Akibatnya mereka cenderung menyepelekan perkuliahan, yang akan berakibat pada lama masa studinya di kampus. Lalu bagaimanakan kiat-kiat agar Anda sebagai mahasiswa baru bisa melalui proses demi proses dengan sukses sampai dengan lulus dan diterima kerja di perusahaan impian Anda?  Banyak hal yang bisa kita manfaatkan di masa kuliah yang begitu pendek tersebut. Berikut ini Tipsanda.com akan menguraikan 10 Tips bagaimana menjadi mahasiswa yang sukses:

1. Jadilah Mahasiswa Yang Proaktif.

Para mahasiswa diajarkan untuk bertanggung jawab atas masa depan mereka. Inilah hal mendasar yang seringkali sulit untuk dikerjakan. Dengan kebiasaan ini, kedepannya mahasiswa baru tidak akan mengeluh dan tidak akan mudah menyerah ketika menghadapi dinamika perkuliahan yang sesungguhnya. Dampak dari kebiasaan yang pertama ini adalah menciptakan inisiatif, karena keadaan tidak bisa dipilih, maka mahasiswa dituntut untuk pandai menentukan keputusan. Proaktif sikap mahasiswa yang paling mudah diantaranya adalah datang kuliah tepat waktu, tidak menyepelekan mengerjakan tugas kuliah, mengajukan diri pada Dosen apabila diminta bantuan dan sebagainya. Sikap-sikap ini apabila dibiasakan mulai tahun-tahun pertama kuliah akan membuat mental Anda terbiasa dengan sikap proaktif. Bahkan akan berguna di dunia kerja kelak.


2. Perluas Network. 

Network adalah peluang. Semakin luas network yang Anda miliki maka semakin besar peluang Anda untuk mendapatkan kesuksesan. Untuk itu, sedari awal Anda masuk kampus, kenalilah lingkungan pergaulan Anda. Tak hanya teman-teman satu angkatan, namun juga kakak angkatan. Hubungan pertemanan yang baik dapat Anda pergunakan kelak ketika Anda besok telah lulus dan mulai mencari pekerjaan. Peran kakak angkatan bisa membantu Anda. Seperti halnya ikatan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) dan ikatan alumni Universitas Gadjah Mada (UGM), yang terkenal memiliki ikatan kuat dalam hal saling bantu-membantu rekan-rekan sesame almamater.


3. Dekati Dosen. 

Dekat dengan dosen secara personal, akan banyak membantu kelancaran kuliah Anda. Mengingat metode penilaian Dosen terhadap mahasiswanya saat ini masih kuat unsur subyektifitasnya. Kedekatan Anda dengan dosen juga akan sangat berguna ketika Anda masuk masa-masa skripsi dan juga pasca kelulusan. Siapa tahu dengan kedekatan Anda tersebut, Anda langsung dapat tawaran untuk menjadi Asisten Dosen atau bergabung dalam proyek-proyek dosen Anda.


4. Biasakan ke Perpustakaan. Perpustakaan bagi sebagian mahasiswa tingkat awal merupakan tempat asing dan membosankan untuk dikunjungi. Mereka cenderung lebih memilih nongkrong bersama teman-temannya di cafĂ©/kantin menunggu jadwal kuliah berikutnya, ketika saat jam kosong. Membiasakan diri mengunjungi perpustakaan, atau setidaknya hanya membaca buku-buku ‘ringan’ yang tidak berhubungan dengan mata pelajaran kuliah, akan membantu Anda terbiasa dengan lngkungan perpustakaan sehingga akan berguna kelak ketika Anda mulai mendapat tugas-tugas kuliah.


5. Asah Kemampuan Berorganisasi. Selain sisi akademik yang menjad focus Anda pada masa kuliah, sisi non akademis atau organisasi, juga akan membantu Anda mempertajam kemampuan Anda dalam bersosialisasi serta mengembangkan jiwa kepemimpinan Anda. Banyak orang-orang sukses yang ketika menjadi mahasiswa aktif berorganisasi, misalnya Akbar Tanjung, Anas Urbaningrum di Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI). Selain itu, beberapa HRD perusahaan juga member poin khusus bagi pelamar yang memiliki pengalaman organisasi di kampusnya. Mereka menilai bahwa pelamar akan lebih mudah beradaptasi di lingkungan perusahaan dan berpotensi untuk memimpin.


6. Pengembangan Diri. 

Masa perkuliahan memang masa-masa yang paling menyenangkan bagi remaja, namun sekaligus melenakan. Jadwal yang longgar, lingkungan teman yang luas kadang membuat mahasiswa baru, lupa terhadap waktu. Empat-Lima tahun masa perkuliahan sebenarnya merupakan waktu yang pendek. Anda harus dapat memaksimalkan waktu tersebut untuk pengembangan diri sebagai bekal Anda memperoleh pekerjaan yang Anda idamkan. Bekali Anda dengan kursus Bahasa (Inggris/Prancis/Mandarin), kursus computer (Desain graphis/AutoCAD/3DMax), sertifikasi kemampuan khusus (CCNA), dan sebagainya.


7. Sidejob. 

Mendekati pertengahan dan akhir masa kuliah, biasanya Anda akan memiliki jadwal perkuliahan yang semakin jarang. Banyak waktu luang disana. Pergunakan sebaik-baiknya waktu dengan kegiatan produktif, misalnya dengan mencoba pekerjaan sambilan atau paruh waktu di perusahaan tertentu(sidejob). Tidak perlu sebagai pegawai tetap, sebagai pegawai honorer pun bisa Anda coba jalani. Selain memberikan penghasilan, sidejob bisa Anda gunakan sebagai pengalaman kerja untuk batu loncatan Anda memperoleh pekerjaan yang tepat kelak ketika sudah lulus. HRD kadang terkesan dengan pelawar yang sudah ‘mencoba-coba’ bekerja di masa kuliahnya.


8. Coba Berwirausaha.

Muara dari sebuah pendidikan adalah memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan keinginan. Bukan begitu? Namun bagaimana jika pekerjaan tak jua didapat? Wirausaha adalah solusinya. Untuk itu, alangkah baiknya jika Anda sudah memulainya sedari masih duduk di nagku kuliah, sehingga Anda seakan-akan mencuri start dalam mengasah kemampuan berwirausaha. Banyak mahasiswa yang sukses sebagai pengusaha, karena pada saat kuliah mereka sudah mencoba berwirausaha, seperti Adri Subono, dll.


9. Beasiswa Luar Negeri. 

Apabila Anda termasuk aktegori mahasiswa yang haus akan ilmu sekaligus wawasan dan pengalaman, Anda bisa mencoba mencari beasiswa luar negeri. Dengan memperoleh beasiswa luar negeri adalah manfaat ganda yang dapat Anda peroleh: 

1) Ilmu Akademik, 2) Wawasan yang semakin luas, 3) Mengasah Kemampuan Bahasa Asing Anda. Keuntungan lain yang dapat Anda rasakan adalah Anda akan mendapat perhatian lebih dari HRD ketika Anda melawar di salah satu perusahaan swasta-asing di Indonesia. Biasanya mereka akan memprioritaskan pelamar yang memiliki kemampuan bahasa lain selain bahasa Indonesia, misalnya Perusahaan Minyak Total Elf, biasanya akan memprioritaskan pelamar yang memiliki kemampuan bahasa prancis sebagai salah satu pertimbangan.


10. Pacaran? Hm…yang satu ini memang ‘bumbunya’ masa perkuliahan. Selama Anda bisa mengatur waktu dengan baik, pacaran pada masa kuliah tidak ada salahnya. Selain bisa menjadi motivator, juga dapat mengasah kemampuan Anda dalam hal sosialisasi. Banyak cara yang bisa Anda lakukan agar dapat memiliki gandengan di kampus, diantaranya membuat pribadi Anda memiliki daya tarik. Kuncinya adalah bersikap dewasa, dan jangan terlalu berlebihan. Hal ini bisa terjadi karena sebagai mahasiswa baru, Anda masuk dalam masa transisi antara dunia SMA dan Kampus. Jadi, tinggalkan prilaku-prilaku semasa SMA Anda, mengaculah pada prilaku kakak-kakak angkatan Anda (khususnya yang sudah memiliki pacar), pilihlah pakaian-pakaian yang bersih dan selalu wangi. Selain bidang akademis oke, bidang non-akademis juga oke, prestasi ini akan menjadikan Anda sebagai mahasiswa favorit di kampus Anda.

statistics

Badan Eksekutif Mahasiswa Fikom Unisba. Powered by Blogger.

Subscribe

Recent

Comment

Popular

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *